BAB I
PENDAHULUAN
Manajemen dapat di artikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Para ahli ekonomi umumnya mempunyai pengertian yang berbeda tentang manajemen.
Manajemen sendiri memiliki fungsi serta peranan yang sangat penting. Seperti halnya merencanakan, mengorganisasi, hingga sampai membuat keputusan.
1.2 Tujuan
- Memahami pengertian dan peranan manajemen
- Memahami latar belakang sejarah manajemen
- Memahami fungsi dan proses manajemen
- Memahami ciri-ciri manajer profesional
- Memahami ketrampilan manajemen yang dibutuhkan
- Memahami definisi organisasi
- Memahami pentingnya organisasi
- Memahami bentuk-bentuk organisasi
- Memahami prinsip-prinsip organisasi
- Memahami sebab keberhasilan dan kegagalan organisasi
BAB II
ISI
MANAJEMEN DAN ORGANISASI
Manajemen dapat di artikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Para ahli ekonomi umumnya mempunyai pengertian yang berbeda tentang manajemen.
Berikut ini merupakan definisi manajemen menurut para ahli:
- James A.F. Stoner
- Parker Follet
- Harold Koontz & Cyril O’Donnel, Principles of Management An Analysis of Management Functions)
- Profesor Oei Liang Lee
Dapat disimpulkan manajemen mempunyai 5 fungsi :
1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pengarahan (Directing)
4. Pengkoordinasian (Coordinating)
5. Pengawasan (Controlling)
Peranan Manajemen
Peranan manajemen disini berhubungan dengan fungsi manajemen, seperti:
- Planning (perencanaan), adalah formulasi rangkaian tindakan yang harus dilakukan di masa datang. Rencana dibuat berdasarkan tujuan. Tujuan yang pencapaiannya dituangkan ke dalam perencanaan memberi arah dan sasaran kerja bagi organisasi, sub-sub unitnya, serta kontribusi yang dilakukan para anggota organisasi.
- Decision Making (pembuatan keputusan). Manajer melakukan pemilihan atas sejumlah alternatif tindakan. Pengambilan keputusan yang cerdas dan etis saat ini telah menjadi kebutuhan sekaligus tantangan besar bagi para manajer.
- Organizing (pengorganisasian), adalah pertimbangan struktural yang terdiri atas penciptaan rantai komando organisasi, pembagian kerja, dan penentuan kewenangan. Pengorganisasian yang teliti akan memastikan penggunaan sumber daya manusia dilakukan secara efisien.
- Directing (Pengarahan), Mengarahkan bawahan, sehingga pimpinan secara manusiawi bias mengikat bawahan untuk bekerja sama secara sukarela menyumbangkan tenaganya seefisien dan seefektif mungkin untuk mencapai tujuan organisasi.
- Coordinating (Pengkoordinasian), Agar terdapat komunikasi atau kesesuaian dari berbagai kepentingan dan perbedaan kegiataan sehingga tercapai tujuan organisasi.
- Controlling (Pengawasan), Perbaikkan-perbaikkan yang perlu dilakukan jika terjadi penyimpangan pelaksanaan dari perencanaan.
Latar Belakang Sejarah Manajemen
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776 , ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang.
Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris . Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut “pabrik.” Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.
Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
Fungsi dan Proses Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan melekat dalam proses manajemen yang akan dijadiakan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen dapat dilakukan di perusahaan manapun.
Pada fungsi manajemen tersebut terdapat beberapa pendapat mengenai fungsi manajemen.
- George R. Terry
- Harold Kontz dan Cyrill O’Donnel
- Henry Fayol
Planning yang efektif harus memenuhi 5 W 1 H:
- What: apa tujuan yang hendak dicapai.
- Why: mengapa hal tersebut perlu dilakukan.
- Where: dimana hal tersebut akan dilakukan.
- When: kapan hal tersebut akan dilakukan.
- Who: bagaimana cara melakukannya.
Ciri-Ciri Manager Profesional
Fungsi-fungsi manajemen adalah kegiatan kerja manajer dalam merencanakan, mengorganisasi,
mengarahkan, mengkoordinasi dan mengawasi .Proses manajemen adalah serangkaian keputusan
dan kegiatan kerja yang terus menerus dimana manajer terlibat sewaktu mereka merencana,
mengorganisasi, mengarahkan, mengkordinasi dan mengawasi. Berkaitan dengan Hubungan antar faktor diatas seorang menager harus mempunyai kepribadian seperti di bawah ini :
- Pemimpin Lambang (Figurehead)
- Pemimpin (Leader)
- Penghubung (Liaison)
- Pemantau (Monitor)
- Penyebar (Dissiminator)
- Jurubicara (Spokesperson)
- Wirausaha (Entrepreneur)
- Pengendali Gangguan (Disturbance Handler)
- Pengalokasi Sumber Daya (Resource Allocator)
- Perunding (Negotiator)
Proses manajemen adalah serangkaian keputusan dan kegiatan kerja yang terus menerus dimana manajer terlibat sewaktu mereka merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkordinasi dan mengawasi.
Ketrampilan Manajemen yang dibutuhkan
Robert L.Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:
- Keterampilan konseptual (conceptional skill)
- Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
- Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
- Keterampilan manajemen waktu
- Keterampilan membuat keputusan
Definisi Organisasi
Pengorganisasian (Organizing) menurut kamus istilah organizing berarti menciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antara bagian-bagian dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan sruktur tersebut. Sedangkan pengorganisasian sendiri mempunyai arti yakni sekelompok orang yang bekerjasama dengan menempatkan tugas,fungsi, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai suatu tujuan.
Berikut beberapa pendapat para ahli mengenai definisi dari organisasi:
- Prof Dr. Sondang P. Siagian
- Drs. Malayu S.P Hasibuan
- Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro
Pentingnya Mengenal Organisasi
Kita selalu berkaitan dengan organisasi, tim olah raga dan organisasi sosial, kelompok keagaamaan, bahkan kelompok binatang pun ada, seperti lebah, semut, rayap. Perusahaan kecil, fungsi pengorganisasian sederhana, misal: toko kelontong, manajer-pemilik toko mempekerjakan beberapa orang; melayani pembeli, membersihkan, mengatur barang, serta menjaga toko.
Bentuk-Bentuk Organisasi
- Organisasi Garis (Henry Fayol)
- Organisasi Garis dan Staf (Harrington Emerson)
- Organisasi Fungsional (F.W. Taylor)
Prinsip-Prinsip Organisasi
Prinsip-prinsip organisasi banyak dikemukan oleh para ahli, salah satunya A.M. Williams yang mengemukakan pendapatnya cukup lengkap dalam bukunya “Organization of Canadian Government Administration” (1965), bahwa prinsip-prinsip organisasi meliputi:
- Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas .
- Prinsip Skala Hirarkhi .
- Prinsip Kesatuan Perintah .
- Prinsip Pendelegasian Wewenang.
- Prinsip Pertanggungjawaban .
- Prinsip Pembagian Pekerjaan.
- Prinsip Rentang Pengendalian .
- Prinsip Fungsional :
- Prinsip Pemisahan .
- Prinsip Keseimbangan .
- Prinsip Fleksibilitas
- Prinsip Kepemimpinan.
BAB III
ANALISA
- Manajemen merupakan Ilmu dan Seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan perusahaan.
- Manajemen berfungsi sebagai planning, organizing, staffing, directing, dan controlling.
- Manajer yang dibutuhkan oleh perusahaan haruslah yang memiliki ketrampilan. Dengan begitu perusahaan akan lebih terarah dan dapat menggapai tujuannya utama.
- Organisasi Suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan.
- Organisasi mencakup 3 elemen pokok:
b. Kegiatan yang mengarah pada tujuan
c. Struktur organisasi itu sendiri
REFERENSI
http://www.ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3073:mengenal-organisasi-dan-manajemen&catid=74:manajemen&Itemid=54
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Manajemen
http://fauzannojan.wordpress.com/2012/11/05/ciri-ciri-manager-profesional
http://www.wedaran.com/4235/keterampilan-yang-wajib-dimiliki-manajer-dalam-manajemen-bisnis/
http://pengusahamuslim.com/ketrampilan-pemimpin-yang-dibutuhkan-saat-1838
No comments:
Post a Comment